ASEAN Alfa Challenge

December 12, 2008

Sebagai bentuk komitmen untuk mengembangkan semangat kewirausahaan bagi para generasi muda di Indonesia, ASEANpreneurs Youth Leaders Network (AYLN) mengadakan sebuah kompetisi ASEAN Alfa Challenge. Kompetisi ini merupakan program yang berbentuk menceritakan topik yang berkaitan dengan kewirausahawan. Peserta dapat memilih salah satu dari dua topik yang tersedia, yaitu antara menceritakan perjalanan kesuksesan pengusaha di sekitar wilayah negara ASEAN, atau menceritakan sebuah simulasi tentang apa yang akan dilakukan jika peserta menjadi CEO (Chief Executive Officer) dalam sebuah perusahaan berkembang di ASEAN. AYLN menyediakan hadiah dengan total lebih dari 5,000 USD untuk seluruh pemenang.

Read the rest of this entry »

Sebuah Catatan Perjalanan

December 9, 2008

Klik disini untuk membaca artikel ini dalam versi pdf.

I faced it all, and I stood all, and did it my way.. – Frank Sinatra, My Way

Artikel ini akan dimulai dengan cerita tentang proses awal saya menjadi bagian dari keluarga besar Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta, mulai dari cerita mengenai peringkat Harapan Satu yang saya raih dalam Pemilihan Dimas Diajeng Yogyakarta 2007, hingga berlanjut dengan cerita tentang peran sebagai Ketua Paguyuban dimana kemudian tugas dan tanggung jawab yang saya emban menjadi lebih serius. Bagian kedua artikel ini akan bercerita mengenai berbagai dinamika yang terjadi selama periode pendek saya mengawal Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta, dari cerita mengenai usaha peningkatan kinerja organisasi hingga pembahasan detail setiap program yang diselenggarakan, termasuk beberapa kontroversi yang sempat mencuat didalamnya. Sebuah analisis pendek mengenai bentuk ideal Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta sebagai organisasi duta pariwisata akan menjadi bagian ketiga dari artikel ini. Sebagai penutup, artikel ini akan diakhiri dengan menarik kesimpulan dari ketiga bahasan diatas yang kemudian diharapkan mampu memberikan sebuah gambaran yang jelas tentang pemikiran sederhana saya hanya selama kurang lebih tujuh bulan aktif dalam Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta.

Read the rest of this entry »

Kaca Benggala

November 25, 2008

Dalam setiap episode kehidupan, saya bersyukur karena selalu ditunjukkan banyak hal untuk bisa dipelajari. Mulai dari kejadian yang menyenangkan hingga yang bikin hati sesak, saya percaya bahwa pada dasarnya semuanya dapat kita baca sebagai bagian dari tanda-tanda kekuasaan dan kebesaranNya. Ayah saya sering menyebut hal ini dengan julukan Kaca Benggala yang berarti sebuah cermin besar untuk bisa kita lihat dan kita pahami makna dibalik setiap kejadian.

Salah satu kaca benggala yang selalu mengingatkan saya adalah ketika membaca dua karakter manusia yang hampir mirip, tapi sesungguhnya jauh berbeda. Ya, manusia yang punya ambisi dan manusia yang dibutakan oleh ambisi. Saya begitu bersyukur bisa mengenal dan membaca kedua karakter ini dan mengambil pelajaran dibelakangnya serta menempatkan diri dimana seharusnya saya berada.

Lalu, apa bedanya manusia yang punya ambisi dan manusia yang dibutakan oleh ambisi? Saya sering melihat karakter manusia yang sangat gigih dalam mencapai tujuan yang diinginkan, berjuang dan bekerja keras untuk mendapatkannya. Namun demikian, karakter ini tidak begitu tergantung pada hasilnya, karena dia sangat menghargai arti proses. Apapun hasilnya, dia akan terima karena dia telah mempersembahkan yang terbaik sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya. Dia percaya bahwa pada dasarnya mempelajari proses itu jauh lebih berharga daripada hasil dari tujuan itu sendiri.

Read the rest of this entry »

Kebun Anggur dan Ipod Nano

November 25, 2008

 

Kebun Anggur Long View

Long View Vineyard, South Australia

Hari jumat kemarin saya tiba-tiba ditawari tetangga untuk bekerja selama satu minggu di kebun anggur. Pekerjaan yang kedengarannya tidak susah, hanya mengangkat kawat yang dipasang untuk membentuk arah pertumbuhan pohon anggur serta memetik buah anggur yang sudah layak panen. Tadinya saya berpikir untuk menolak pekerjaan ini, karena selain semester yang sedang saya jalani saat ini belum sepenuhnya selesai, saya sebenarnya sudah merencanakan untuk kerja di kebun anggur di sekitar bulan januari atau februari 2009.

Read the rest of this entry »

Dalam Setiap Kegundahan

November 13, 2008

Setelah membaca artikel dalam blog Adhya yang berjudul Catatan Hati di Setiap Sujudku, saya serasa diingatkan bahwa saya juga punya kotak P3K yang dulu sangat sering saya buka saat hati galau dan dilanda kesedihan. Dalam postingan Adhya, ada sebuah penggalan hadis qudsi yang pernah saya miliki versi lengkapnya dan sempat saya masukkan dalam kotak P3K.  Sayang sekali, hadis ini termasuk file yang sempat hilang dalam kotak P3K. Saya begitu menyesal karena hadis qudsi yang pernah saya simpan ini sangat menyentuh dan sering menolong saya untuk berusaha lebih mengenal fitrah manusia dan kasih sayang dari Sang Pencipta.

Saya sempat meminta Adhya untuk mencarikan versi lengkap dari hadis qudsi yang saya maksud, sampai akhirnya hari ini saya berhasil kembali menemukan sendiri hadis tersebut dalam laptop saya. Saya sangat bahagia. Begini kurang lebih isinya (Hadis Qudsi Riwayat Ibn Husain):

Read the rest of this entry »

Kepedulian generasi muda terhadap kebudayaan harus ditingkatkan kembali, karena ada indikasi penurunan apresiasi kelompok usia ini terhadap warisan budaya bangsa. Salah satu caranya dengan mengajak mereka mengunjungi tempat-tempat bersejarah.

Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta bersama SMP Negeri 5 Yogyakarta, Minggu (24/2) mengadakan Sadar Wisata Pelajar dengan mengunjungi Keraton Yogyakarta. Acara ini diikuti 175 siswa kelas VII SMP Negeri 5 dengan dibimbing 14 anggota Paguyuban Dimas Diajeng dan beberapa guru Bahasa Inggris sekolah favorit tersebut.

“Acara ini dalam rangka mendukung program pemerintah Kota Yogyakarta, yaitu menghidupkan kembali Yogyakarta sebagai kota wisata dan kota pendidikan. Selain itu juga untuk praktik pelajaran Bahasa Inggris di lapangan,” kata Kepala SMP Negeri 5 Yogyakarta, Suparno, di sela-sela acara tersebut.

Siswa yang mengikuti acara tersebut berasal dari empat (4) kelas regular dan satu (1) kelas internasional. Kelas internasional menggunakan Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar di sekolah. Sedangkan Paguyuban Dimas Diajeng memiliki ratusan anggota, tetapi yang aktif sekitar 30 orang. Seluruh peserta dibagi dalam 14 kelompok yang masing-masing dipandu oleh satu anggota Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta. Setelah melakukan game ringan yaitu menciptakan yel kelompok, mereka kemudian masuk ke beberapa kompleks kraton. Para peserta memperoleh penjelasan dan berdialog tentang Kraton dengan para abdi dalem menggunakan Bahasa Inggris.

Read the rest of this entry »

Inspirasi dari Flores

October 24, 2008

Kemarin waktu makan siang, saya berkenalan dengan salah satu orang Indonesia dari Flores, namanya Ibu Alfonsa. Ibu Alfonsa ini adalah salah satu pemenang Australian Leadership Awards yang mendapat kesempatan keliling Australia selama 3 bulan untuk presentasi tentang usahanya melestarikan salah satu nilai2 kebudayaan Indonesia. Dari Canberra hingga Adelaide, semuanya sudah dijamah dan berhasil menarik perhatian orang-orang Australia.

Upaya Ibu Alfonsa ini adalah peran dan kerja kerasnya dalam melestarikan Kain Tenun Ikat khas Flores (Sentra Tenun Ikat Lepo Lorun – STILL), NTT. Tradisi membuat kain tenun adalah salah satu warisan nenek moyang masyarakat flores yang selama ini, bagi orang-orang flores, membuat kain tenun hanyalah sebuah aktivitas budaya sehingga makin lama makin tenggelam alias tinggal sedikit orang yg bisa menenun. Hal ini menggugah Ibu Alfonsa untuk merevitalisasi semangat orang-orang flores dan tetap membuat kain tenun hingga akhirnya usaha kain tenun ikat ini tidak hanya bertahan di flores, tetapi dikenal di penjuru dunia bahkan sampai ekspor ke negara-negara eropa. Terlampir foto-foto pameran Ibu Alfonsa sewaktu di Australia.

Saya sangat salut dan bangga. Disaat yang sulit seperti ini masih ada orang yang menyisihkan waktunya untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan kita, yang ia berhasil bekerja keras dan bangkit dengan usahanya sendiri tanpa bantuan pemerintah dan pihak asing. Di sisi lain, hal ini semakin meyakinkan kita semua bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya. sangat kaya. sangat kaya. Kekayaan sumber daya alam dan nilai-nilai kearifan lokal dari sabang sampai merauke nggak akan bisa selesai kita jelajahi satu persatu karena saking banyaknya. Dan semua ini adalah titipan anak cucu kita, agar kita bisa melestarikan dengan sebaik-baiknya.

Read the rest of this entry »

Semua Ada Waktunya

October 20, 2008

menjadi bijaksana itu tidaklah mudah. sangat manusiawi, ketika seseorang bahagia saat ia menerima kemenangan dalam suatu hal, dan ia bersedih jika memang kekalahan menjadi takdirnya. bagi mereka yang tergelincir, kesedihan mampu membawa mereka ke sebuah masa yang tak berujung, yang akhirnya kesedihan itu berumur lama, menggerogoti hati mereka. sama halnya dengan ketika kemenangan diraih seseorang, bagi mereka yang tergelincir, tak jarang kemenangan itu akan membawa mereka pada kesombongan dan rasa lupa bahwa hidup itu berputar.

menjadi pemenang dengan menjadi pecundang, sama-sama hal yang susah. menjadi pemenang harus bijak, begitu pula dengan pecundang. pada akhirnya, dalam sebuah kehidupan pastiakan kita temui banyak kemenangan, dan tentunya, kekalahan dan kegagalan. ingat bahwa kegagalan sejati adalah saat seseorang terjatuh dan ia tak mampu kembali bangun karena tenggelam dengan kesedihannya. begitu juga dengan kemenangan sejati, adalah saat seseorang masih ingat bahwa roda hidup selalu berputar.

semua ada waktunya.

Fakta dan Kebiasaan

October 17, 2008

Setelah sempet kaget menerima message di YM dari Mas Kenji hampir sebulan yang lalu, akhirnya baru sekarang saya sempat ‘ngerjain’ PR yang ‘diwariskan’ kepada saya.. 

  1. Saya hobi banget ke anjungan airport di tempat saya tinggal hanya untuk ngeliat pesawat take off dan landing. Saya bukan orang yang bercita-cita jadi pilot dan bahkan saya malah tidak terlalu paham tentang bagaimana secara teknis sebuah pesawat bisa terbang. Yang membuat saya tergila-gila dengan hal ini tidak lain hanya karena sebuah prinsip sederhana. Saya percaya bahwa sebenernya sebuah perjalanan pesawat mirip dengan perjalanan manusia. Sebuah pesawat mutlak membutuhkan kerja keras, komitmen dan kerjasama sebelum akhirnya benar-benar bisa ‘terbang’ ke udara. Begitu pula dengan manusia yang baru bisa menggapai sukses setelah terbukti mampu menempa dirinya sendiri. 
  2. Detail. Saya orangnya detail dan sayangnya terkadang malah terlalu detail. Temen-temen saya di Paguyuban Dimas Diajeng Yogyakarta paham persis apa maksudnya ‘detail’ ini. Saya hanya ingin memastikan bahwa setiap hal yang kita kerjakan tidak ada yang terlewat meskipun hanya satu hal yang kecil dan sepele. Read the rest of this entry »

Tepat di hari ini usiamu bertambah menjadi 252 tahun semenjak engkau didirikan. Aku selalu merindukanmu, keramahanmu, keindahanmu, dan kesederhanaanmu..

Aku berjanji untuk slalu pulang padamu sejauh apapun kaki ini melangkah, karena kesahajaanmu selalu membuatku takjub dan mengajakku berpikir lebih bijak tentang hidup dan kehidupan..

Mari kita tunjukkan pada dunia, semangat kearifan budaya kita..
Selamat Ulang Tahun ke-252 Yogyakarta ku tercinta..